Edi's Thesis

Edi Cahyono's Page


SEKAPUR SIRIH
oleh Edi Cahyono

Edi Cahyono:

Karesidenan Pekalongan Kurun Cultuurstelsel: Masyarakat Pribumi Menyongsong Pabrik Gula

Skripsi Sarjana S1
Jurusan Sejarah
Fakultas Sastra Universitas Indonesia
Juni 1988

"Sekapur Sirih"

Bab 1: "Pendahuluan"

Bab 2: "Industri Gula Di Jawa"

Bab 3: "Produksi Barang-Dagangan Di Pekalongan"

Bab 4: "Organisasi Produksi Industri Gula"

Bab 5: "Planter Menggugat Upah"

Bab 6: "Kesimpulan"

Home
Link
Marx-Engels Page
Back

Pada awalnya karya ini adalah skripsi sarjana S1 pada Jurusan Sejarah, Fakultas Sastra Universitas Indonesia yang diujikan pada 29 Juni 1988, dengan judul, "Karesidenan Pekalongan Kurun Cultuurstelsel: Masyarakat Pribumi Menyongsong Pabrik Gula."

Skripsi ini membicarakan dinamika masyarakat bumiputra Jawa, khususnya di Karesidenan Pekalongan, dalam menyongsong hadirnya pabrik gula di lingkungan mereka, pada abad ke-19 atau kurun cultuurstelsel. Titik sentuh yang menjadi bahasan utamanya adalah hubungan-hubungan antara gubernemen (negara kolonial), pihak fabriekant atau pemilik pabrik, dan petani yang menjadi obyek dari sistem pembudidayaan tanaman ekspor. Kalau gubernemen dan fabriekant sampai batas-batas tertentu dapat dilihat sebagai kesatuan kepentingan untuk menjarah tanah koloni, maka lain halnya dengan masyarakat bumiputra yang menjadi obyek penjarahan kolonial tersebut. Karena kolonialisme telah memberi bekas-bekas yang tak terhapuskan dalam masyarakat pasca kolonial-khususnya dalam hal karakter kapitalisme yang berkembang, di mana unsur modal dan definisi dari investasi sangat tergantung pada keputusan-keputusan dari luar (imperialisme global) ketimbang dari dalam negeri-, maka menjadi cukup penting untuk menjelaskan apa dan bagaimana masyarakat bumiputra diintegrasikan ke dalam lingkungan baru, industri-pabrik-gula, selama kurun cultuurstelsel.

Dalam proses penulisan buku ini tak terelakkan dukungan dari berbagai pihak. Secara khusus keberadaan lembaga penyedia data, Arsip Nasional di Jalan Gajahmada 111, Jakarta, dan, perpustakaan dan musium Pabrik Gula Gondang Baru, Klaten, Jawa Tengah, sangat penting dalam pengumpulan dan pembacaan sumber primer (data mentah).

Beberapa pihak yang terlibat langsung dalam proses penulisan antara lain adalah Ibu Dra. M.P.B. Manus, Bapak Dr. A.B. Lapian, Bapak Dr. Onghokham, Ibu Sudarini, SS., Mas Iman Hilman, SS., Woro, Om Soepardi sekeluarga (kini telah almarhum), di Pekalongan, teman-teman di Yayasan Studi Masyarakat (Pasar Minggu), staf Pabrik Sragie (Pekalongan)-yang telah beroperasi lebih dari satu setengah abad dan tetap tegar hingga kini). Dengan berbagai cara sejak membaca, memberikan saran maupun membantu data-data dan berdiskusi adalah bagian yang tak dapat diabaikan dalam mewujudkan tulisan ini. Kepada mereka penulis menyampaikan rasa terima kasih setulusnya.

Namun, bagaimanapun juga, tanggung jawab akhir dari penulisan ini ada pada penulis.

Sebagai penutup penulis berharap, semoga tulisan ini dapat dimanfaatkan oleh pihak-pihak lain yang tertarik dengan masalah yang akan diuraikan di bawah.

 

Jakarta, 26 Pebruari 2001

Edi Cahyono

 

| Top | Analisis Sejarah Indonesia Page | Anti-Imperialisme Page | Inside Factory | Snapshots | Essays | Selected-Works Page | Library | Art of Liberation | Histomat Page | Child in Time | 1965 Coup in Indonesia | Tempo-Doeloe Page |